Checklist On-Page Berdasarkan Prioritas
| Elemen | Standar Praktis | Prioritas |
|---|---|---|
| Title tag | Unik, 50–60 karakter, keyword utama di depan | Tinggi — kerjakan lebih dulu |
| Meta description | 150–155 karakter, tulis seperti ajakan yang jujur | Tinggi |
| H1 | Satu saja per halaman, sejalan dengan title | Tinggi |
| URL | Pendek, deskriptif, pemisah hyphen | Menengah |
| Alt text gambar | Jelaskan gambar untuk manusia, bukan tempat menumpuk keyword | Menengah |
| Internal link | Tautkan ke halaman terkait agar konteks topik terbangun | Menengah |
| Structured data | JSON-LD sesuai tipe konten (artikel, FAQ, dll.) | Pelengkap — kerjakan saat lainnya beres |
Title dan Meta: Iklan Kecil Gratismu di SERP
Title dan meta description adalah satu-satunya bagian halaman yang dibaca orang sebelum memutuskan masuk. Bandingkan dua judul ini: “SEO SEO SEO murah Jakarta Bandung Surabaya” versus “Panduan SEO 2026 — Langkah Demi Langkah untuk Pemula”. Yang pertama mungkin menang volume keyword; yang kedua menang klik manusia — dan klik adalah yang dihitung.
Core Web Vitals: Angka yang Mewakili Rasa
Core Web Vitals menerjemahkan “website enak dipakai” jadi tiga angka: LCP untuk kecepatan tampilnya elemen utama, INP untuk kecepatan merespons sentuhan pengguna, dan CLS untuk stabilnya layout saat dimuat. Ketiganya diukur dari pengalaman pengunjung asli, bukan dari laboratorium.
| Metrik | Mewakili | Target Baik |
|---|---|---|
| LCP | Seberapa cepat konten utama terlihat | Di bawah 2,5 detik |
| INP | Seberapa responsif halaman saat diinteraksi | Di bawah 200 ms |
| CLS | Seberapa stabil layout saat memuat | Di bawah 0,1 |
Cek angka ini di PageSpeed Insights untuk halaman-halaman trafik terbesarmu. PerbaikanCWV jarang mendongkrak ranking seketika, tapi halaman lambat dan bergeser-geser pasti menenggelamkan konversi — dan lama-lama ikut menenggelamkan ranking.